Siang itu cukup terik, matahari seolah lebih
bersemangat menyinari bumi. Sesemangat temen- temen Rohis SMAN 1 Ponorogo yang
sedang berpencar untuk mencari sponsor untuk acara Pondok Ramadhan 1434 H.
Termasuk juga Linda dan Lely yang sedari tadi mondar – mandir menyisiri
sepanjang jalan Jaksa Agung mencari
alamat toko yang di harapkan mau menjadi sponsor atau sekedar donatur untuk
acara yang mereka tangani.
“Sudah semua Lel, balik ke sekolah yuk
. . Hari ini Nihil kayaknya ” Ujar Linda pasrah.
“Iya udah, pokonya di toko yang pojok
itu kita balik hari jumat, yang bakso itu kita balik ntar jam 2an ya .. ”
“Cari sponsor gak segampang yang aku
fikir ya tenyata . ” Linda mulai mengeluh.
“ Ayolah, semangat masih ada puluhan
toko yang belum kita datengi, santai aja lagi. Mosok kabeh podo emoh ? ”
Lely mencoba menyemangati sobatnya ini.
“Okelah Semangat . ”
∞∞∞
Sudah dua hari Linda dan kawan –
kawannya mengelilingi Ponorogo untuk mencari sponsor. Selain itu Linda juga
mendapat tugas tambahan untuk mengantar undangan ke beberapa orang untuk
menjadi pemateri pondok Ramadhan. Di hari kedua Linda mulai kelelahan,
berangkat jam 8 pagi dan pulang hingga jam 3 sore hanya berputar – putar,
keluar masuk toko, ah semacam itulah.
“Buk, capek . Aku tidur ya ?” Linda
mengeluh pada ibunya sore itu.
”Ndak
mandi dulu ?”
“Ndak,
ntar aja, udah sholat kok. ” Linda mulai merebahkan tubuhnya.
Linda lupa sudah berapa lama dia
tidur. Yang dia tau adiknya membangunkannya bersamaan dengan adzan magrib.
“Mbak,
woy ! Jek teddung moloh ” Dwi menarik selimut
kakaknya.
“Mmmhh … Ngatuk dek ..” Linda kembali
menarik selimutnya.
“Udah magrib tauk. semua ke masjid loh, pintunya gak di kunci. Dasar tidur kok kayak orang mati. Assalamualaikum” Dwi
meninggalkan kakak perempuannya yang masih setengah sadar.
∞∞∞
Jam di laptop Linda sudah menunjukkan
jam 10 malam, tapi Linda belum merasakan ngantuk sekalipun.
Ah..
gara-gara tadi sore tidurnya kepanjangan nih. Mau ngapain lagi ini semua udah
pada tidur. Batin Linda
Iseng – iseng Linda membuka software
photo editing yang dia punya. Membuka satu persatu album foto, melihat satu
persatu dari ratusan foto yang tersimpan di laptopnya. Sampai di Hidden Folder,
Linda menuliskan password untuk hidden folder-nya tersebut.
“Ah, kakak kece … ” Linda membuka
beberapa foto kakak kelas yang dia kagumi sambil tersenyum kecil.
“Mantan , Ah … gue kenapa belum bisa
move on ?” Linda mulai melihat beberapa
foto kebersamaan dia dan mantannya itu. Tanpa dia sadari beberapa titik air
mata jatuh membasahi pipi.
“Gue buat slide show dari foto ini ah,
semoga aja dia sadar kalau gue masih sayang dia.” Senyum tersungging di
bibirnya.
Tangan Linda mulai beradu dengan mouse
dan keyboard Laptopnya. Editing dan nge-cut beberapa lagu, lalu di isi dengan foto
dan beberapa slide berisi kata- kata untuk mantannya.
Jam
sudah menunjukkan pukul 2.30 dini hari, Linda baru bisa menyelesaikan
project video slide show amatiran. Linda memindahnya kedalam Flash disk 4 GB
nya.
Kok
udah pagi , nanggung mau tidur. Kalau kesiangan bisa telat cari sponsor. Batin
Linda
Akhirnya Linda memutuskan untuk sholat
malam, kemudian mendengarkan music dari MP3 player nya hingga subuh tiba.
∞∞∞
F**** S*** P****** : Kapan rapotan ?
Mazda Rachma Qunuti : Besok.
Mazda Rachma Qunuti : Besok.
Kok masi perhatian
ya? Padahal udah punya gandengan di sana. Linda mulai geer.
Akhirnya, karena Linda merasa Mantannya itu masih ada
perhatian dengan berani Linda mengirim Video itu, namun sayang pihak facebook
tidak meridhoi karena besarnya muatan dari vidio itu .
Arrgghh ,, gak tidur semaleman demi ini dan
ternyata ga terkirim. Pekik Linda
dalam hati.
Berbekal chatting di facebook akhirnya Linda mengirim pesan
singkat pada mantannya. Dan ternyata
yang membalas adalah gadis yang katanya kini mantannya sayang, dengan bahasa
yang 4L@¥ perempuan itu membalas.
Kata udah Kelas 3 SMK
kok alaynya belum sembuh ya ? . Batin Linda setelah smsan dengan perempuan
itu.
Tak lama kemudian ada pesan singkat dari nomer yang tidak
Linda kenal. Mas Yudi ternyata, Linda dengan ogah – ogahan menjawab. Mood nya
berubah menjadi jelek gara – gara cewek alay itu. Mas Yudi marah dan menganggap
Linda mencoba merusak hubungannya dengan cewek alay itu.
∞∞∞
Kalau emang sudah gak sayang, kenapa nge-chat segala ? Aku
ini di anggep apa? Aku memang sayang kamu, gak berhak juga kamu ginikan aku.Aku
gak akan berubah jadi alay seperti cewek itu biar kamu balik sama aku. Ihh
ogah..
Kalau kamu Tanya kenapa aku susah banget move on dari kamu
aku bakal jawab gini . Dulu , setelah berapa bulan pacaran aku baru mau buang surat cinta dari
mantan-mantanku ? Baru setelah berapa bulan aku hapus fotonya dari laptop dan
ponselku ? Kalau gak gara – gara kamu paksa karena kamu cemburu aku juga gak bakal ngelakuin itu.
Berapa lama aku betah suka sama seseorang ? 5 tahun ! itu
bukan waktu yang singkat. Kamu yang bodoh ! Menyia nyiakan cewek yang setia
seperti aku. Dan lihat seperti apa cewekmu yang sekarang ? Kalau cewek barumu
lebih baik dari aku, aku bisa terima. Oh God , Sadarlah dia bukan wanita baik !
Bukan aku masih mengharapkanmu kembali kepelukanku. Oh
ndak, aku Cuma pengen kamu bahagia, aku gak mau kamu nantinya sakit hati
gara-gara cewek ini. Selama ini , kamu
fikir yang sakit Cuma kamu ? aku bahkan lebih , berapa kali kamu buat aku
menangis ? Entahlah aku lupa.
Aku memang cuek, aku sibuk , aku akui itu tapi aku gak
pernah lupa kamu. Berapa kali kamu memuji wanita lain cantik ? Berapa kamu
membonceng wanita lain ? Dan semua itu aku Cuma diam aja.
Baru sekali aku kagum agak parah ke cowok kamu udah marah
gak karuan. Cemburu , aku tau cemburu itu tanda sayang. Tapi, lihat katanya
sayang kenapa berpaling secepat itu?
Hanya sekedar kau tau, walau nanti aku sudah punya
penggantimu aku juga gak bakal lupain kamu dan mantan- mantanku yang lain. Dengar, Move on itu berat bila kau benar-
benar menyayanginya. Aku tau aku bodoh pernah mau kamu mainkan. Karena yang ku
tau kini kamu gak mengerti apa arti cinta dan sayang.
Selamat melanjutkan hidup, selamat
buka usaha baru ya .. jadi counter baru, bank baru, ojek baru buat cewek
barumu,. Ingatlah aku gak pernah berharap kamu kembali. Aku Cuma butuh waktu
agar terbiasa tanpa kamu, butuh waktu membunuh semua rasa yang yang tercipta
untukmu.
Ponorogo,
22 Juni 2013
Linda menutup diarynya dan mulai tidur
, mengistirahatkan otak dan tubuhnya. Besok dan seterusnya adalah hari besar
yang harus dia tempuh. Masih banyak hal positive yang bisa di kerjakan daripada
meratapi masa lalu yang suram.
Ponorogo,
23 Juni 2013
Sukseskan
Move On 2013 !
Mazda
Rachma Qunuti.